Cara Memilih Induk Koi yang Bagus, Penting untuk Dipahami!

Cara memilih indukan koi yang bagus

ikan koi Blitar Murah – Cara memilih indukan koi yang bagus berkualitas, sangatlah penting untuk diketahui. Anda yang memelihara ikan koi untuk hobi, maupun bisnis tentu ingin selalu berhasil. Khususnya dalam hal budidaya ikan ini.

Tahukah Anda, bahwasanya keberhasilan pembudidayaan ikan Koi sangat dipengaruhi oleh berbagai macam hal. Diantaranya adalah tempat budi daya, serta kualitas air. Termasuk pemilihan induk betina dan jantan yang bagus, dan pemeliharaan burayak.

Cara Memilih Indukan Koi yang Bagus

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam memilih indukan koi, diantaranya adalah sebagai berikut:

Memilih Indukan yang Sudah Matang

Selain menjaaga kualitas dari airnya, pemilihan induk betina dan jantan yang bagus, juga sangat diperhatikan dalam pembudidayaan ikan Koi. Pemilihan induk betina dan jantan ikan Koi, yang disarankan adalah memilih yang kelaminnya sudah matang.

Selain kelaminnya yang matang, tubuhnya juga harus sudah matang. Maksud kelamin yang matang disini adalah, untuk ikan Koi yang jantan harus sudah bisa menghasilkan sel sperma. Sedangkan untuk ikan Koi betina, sudah bisa menghasilkan sel telur.

Matang sendiri juga bukan sekedar matang, melainkan harus matang dari fisiknya. Sehingga nantinya mampu menghasilkan sebuah induk yang sehat, dan produktif.

Fisik dan Gerakan Koi Bagus

Cara memilih indukan koi yang bagus

Tidak hanya itu, cara memilih induk koi yang bagus,  ikan harus memiliki fisik prima, tidak memiliki kecacatam, sekaligus sirip serta sisiknya juga lengkap.

Di sisi lain, gerakan dari calon induk haruslan seimbang atau tidak loyo. Untuk budi daya ikan Koi yang bagus, ikan Koi berkelamin jantan harus memiliki usia minimal 3 tahun. Sementara itu untuk ikan Koi betina, usia minimalnya adalah sekitar 2 tahun.

Tidak hanya itu. Uuran badan dari ikan Koi betina juga harus lebih besar jika dibandingkan dengan ukuran ikan Koi jantan.

Ukurannya tersebut dapat dilihat, dari perutnya yang lebih besar daripada punggungnya. Untuk ikan Koi yang jantan, akan terlihat lebih langsing jika dilihat dari bagian punggung.

Perlu anda tahu bahwa induk jantan yang siap kawin, dapat ditandai dari munculnya bintik – bintik putih di tubuhnya.

Pemilihan induk betina dan jantan yang bagus, juga harus di dasari dari segi penampilan. Baik warna, maupun jumlah telur untuk betina, serta produksi sperma untuk jantan.

Memiliki Indukan Jantan Lebih Banyak

Perlu anda tahu, bahwasanya perbandingan antara induk betina dan induk jantan adalah 3 dibanding 1. Artinya jumlah induk yang jantan harus lebih banyak. Hal ini, sebagai salah satu bentuk atau wujud antisipasi, jika tiba-tiba induk betina tidak berfungsi dengan baik.

Oleh karena itu, Anda disarankan untuk menyediakan stok induk ikan Koi jantan, lebih dari satu. Ini agar resiko terjadinya kegagalan budi daya dapat diatasi dengan baik.

Seekor induk betina harus berpasangan dengan 2 sampai 3 induk jantan. Hal yang demikian ini berguna untuk menjaga, jika sewaktu-waktu induk ikan Koi yang jantan tidak lagi serasi.

Dengan adanya stok jantan yang lebih banyak ini, maka kegagalan dari pemijahan dapat anda hindari.

Selain itu, khususnya bagi Anda yang tengah melakukan budidaya ikan Koi. Tidak disarankan untuk menggunakan induk yang paling bagus. Pasalnya keturunannya akan menjadi jelek.

Tahukah anda, bahwa induk yang bagus belum tentu menghasilkan keturunan yang bagus pula. Oleh karena itu, lebih baik anda memilih Koi yang berpenampilan biasa saja. Namun masih memiliki sifat – sifat yang unggul. Diantaranya seperti memiliki tampilan warna yang pekat.

Perhatikan Kolam Pemijahan dengan Benar

Selain memperhatikan, cara memilih indukan koi jantan dan betina yang bagus. Anda juga harus memperhatikan syarat – syarat kolam pemijahan Koi, yang baik dan benar. Kolam pemijahan harus dibuat terpisah, dengan kolam yang ada pada taman.

Selain itu kolam pemijahan juga harus mempunyai sebuah pintu masuk sekaligus pintu keluar untuk air. Hal lain yang juga perlu diperhatikan, seluruh bagian kolam harus diplester, serta terbuat dari bahan yang mudah kering.

Untuk masalah luas dari kolam pemijahan,  ikan Koi dapat anda variasi sesuai dengan keinginan. Jika lahan kecil, maka kolam dapat dibuat dalam ukuran 3 sampai 6 meter persegi, dengan kedalaman mencapai 0,5 m.

Syarat lain yang perlu anda perhatikan, adalah lokasi dari kolam pemijahan ikan Koi tersebut. Pastikan mendapatkan sinar matahari yang cukup. Selain itu, syarat lain yang juga harus diperhatikan adalah terlindung dari jangkauan anak-anak. Tidak ditempatkan pada tempat yang ramai, serta jauh dari jangkauan binatang peliharaan.

Sebelum anda memutuskan untuk melakukan budi daya terhadap ikan Koi. Anda harus menyediakan sebuah kolam untuk penetasan telur serta perawatan benih. Kolam penetasan sendiri, biasanya dibentuk persegi panjang ataupun bulat. Jika bentuk yang dipilih adalah bulat, maka diameter yang harus anda pakai adalah sekitar 1,5 sampai 2 meter.

Jaga Telur Ikan Koi

Setelah syarat – syarat tersebut dipenuhi, maka anda sudah bisa melakukan persiapan terhadap kolam ikan Koi. Kolam yang akan digunakan untuk pemijahan ikan Koi, harus ditempatkan di bawah terik matahari. Namun di bagian pintu masuknya, harus dipasang sebuah saringan yang berguna untuk mencegah telur, jika sewaktu – waktu hanyut.

Pada umumnya, ikan Koi akan bertelur di bawah tanaman ataupun bahan yang dapat digunakan, untuk menempelkan telurnya tersebut. Oleh karena itu, Anda disarankan untuk menyediakan sebuah penempel telur, yang dapat memadai telur ikan Koi.

Penempel telur ikan Koi sendiri, bisa menggunakan kakaban. Yakni sebuah bahan, yang biasanya digunakan untuk memijah ikan mas.

Kakaban sendiri terbuat dari bahan ijuk, yang dijepit dengan bilah bambu. Kemudian dipaku.Tahukah anda, kakaban yang baik terbuat dari ijuk. Dengan panjang sekitar 120 cm, dan lebar 40 cm.

Lakukan Proses Pemijahan

Setelah persiapan selesai, maka pelaksanaan pemijahan ikan Koi bisa dilakukan. Pelaksanaan tersebut dimulai, dari memasukkan induk pada kolam sekitar pukul 04.00 sore. Dengan begitu, proses pemijahan akan bisa dimulai, tepat pada tengah malam.

Pada proses pemijahan tersebut, induk ikan Koi betina akan berenang mengelilingi kolam, yang juga diikuti dengan induk ikan Koi jantan dibelakangnya.

Jika anda perhatikan gerakan mereka, semakin lama maka akan semakin cepat. Biasanya pada proses pemijahan ikan Koi tersebut, induk jantan akan secara otomatis menempelkan badannya, saat mengikuti induk betina tersebut.

Pada puncak gerakannya tersebut, induk betina akan mengeluarkan sel telur, yang kadang kala meloncat ke udara. Aktivitas dari induk betina ini, juga dibarengi dengan aktivitas induk jantan. Yakni mengeluarkan cairan sperma.

Tentunya, antara sel telur dan sel sperma yang menempel, pada penempel telur tersebut. Akan sulit dapat berubah menjadi sebuah induk baru. Biasanya proses dari perkawinan ikan Koi, akan selesai tepat pada pagi hari.

Perlu anda ingat, bahwa telur harus secepat mungkin dipisahkan. Jika terlambat, maka telur akan habis, dimakan oleh induknya sendiri.

Sekarang ini, sudah tersedia dua cara untuk memisahkan induk dari telurnya. Untuk metode pertama, dengan memindahkan induk dari kolam pemijahan tersebut. Akan tetapi tetap membiarkan telurnya tersebut, menetas di kolam.

Sementara itu, untuk metode yang kedua adalah memindahkan telur dari kolam penetasan tersebut. Namun dari kedua metode tersebut, banyak yang beranggapan. Bahwa metode yang pertama lebih praktis. Pasalnya akan lebih menghemat penggunaan kolam.

Itu tadi sedikit tips, tentang cara memilih indukan ikan Koi berkualitas. Baik untuk indukan jantan, maupun betina. Anda bisa dengan mudah mendapatkan indukan berkualitas di Duta Koi Blitar. Jika belum terlalu paham, Anda bisa berkonsultasi langsung di sana.

Leave a Reply

Your email address will not be published.