Kenali dan Pelajari Lebih Dalam tentang Ulkus pada Koi

Kenali dan Pelajari Lebih Dalam tentang Ulkus pada Koi

Ikan Koi Blitar Super – Hal yang berbahaya tentang bisul atau yang biasa disebut dengan ulkus pada ikan koi adalah mereka sulit dideteksi sampai itu benar-benar terjadi dan bisa dikatakan terlambat. Ulkus tersebut adalah hasil dari strain bakteri pseudomonas dan aeromonas yang menginfeksi ikan. Dimana bakteri tersebut dapat hadir di kolam meskipun secara visual air terlihat bersih. Di bawah ini adalah beberapa cara untuk mengidentifikasi, merawat, dan mencegah kondisi munculnya ulkus pada ikan koi ini.

Bagaimana Bakteri Ini Masuk ke Dalam Kolam?

Bakteri strain secara alami ditemukan di setiap kolam, tetapi biasanya tidak cukup besar atau banyak untuk menimbulkan masalah. Selain itu, sebagian besar koi memiliki pertahanan alami terhadap bakteri berbahaya seperti sisik yang berlendir dan sistem kekebalan yang kuat. Namun, jika kualitas air memburuk atau ikan terluka atau kekurangan gizi, maka bakteri dapat mempengaruhi mereka sehingga berkembang menjadi bisul atau ulkus.

Ikan bisa terluka karena cacing (parasit) atau serangan predator seperti kucing atau burung. Cacing kulit atau insang khususnya terkenal menyebabkan bisul, karena tidak seperti cacing, mereka akan menempel di luar dan menghasilkan luka yang rentan terhadap patogen eksternal. Parasit sangat menular dan akan bertelur yang akan tetap tidak aktif selama beberapa minggu sebelum menetas, yang pada akhirnya akan menyebabkan infeksi pada banyak ikan lainnya.

Gejala Bisul atau Ulkus pada Koi

Bisul pertama kali muncul dalam bentuk miniatur luka merah. Ini akan terbentuk di tempat-tempat seperti insang atau di bawah sirip. Jika tidak segera diobati, luka akan menjadi lebih buruk saat bakteri masuk dan mulai menyebar. Saat bisul dapat diidentifikasi secara visual, saat tersebut mungkin sudah menjadi bentuk tingkat lanjutan. Gejala lain termasuk adanya cacing, perubahan cara berenang ikan dan nafsu makan berkurang dengan warna atau penampilan kusam. Koi yang terserang mungkin juga berenang sendirian atau sering bersembunyi karena stres.

Baca Juga: Mengapa Koi dan Ikan Mas Begitu Mirip?

Pengobatan Bisul atau Ulkus pada Koi

Ada sejumlah pilihan pengobatan yang tersedia, yang pertama adalah dengan antibiotik. Bila dioleskan lebih awal, bisa menjaga luka agar tidak memborok. Jika ulkus sudah ada atau meluas secara internal, antibiotik adalah pilihan terbaik. Merek tertentu yang harus Anda pertimbangkan termasuk Kanamycin. Ini adalah antibiotik ekstensif yang sangat efektif dalam pemberantasan berbagai bakteri penyebab ulkus, dan dapat melekat pada makanan.

Perawatan kedua yang perlu dipertimbangkan adalah pembunuh parasit seperti praziquantel. Produk ini sangat bagus untuk menghancurkan cacing insang dan kulit, terutama pada ikan yang telah dikarantina. Namun, sebaiknya Anda menambahkannya ke seluruh kolam karena parasitnya mudah menular dan mungkin sudah menyebar di antara ekosistem koi Anda. Perhatikan dosisnya, karena akan memakan waktu sekitar tiga atau empat minggu untuk memusnahkan larva dan telur cacing tersebut.

Perawatan ketiga adalah pengenalan bakteri menguntungkan. Bakteri ini dirancang untuk menyebar dan bersaing dengan bakteri berbahaya, yang pada akhirnya menggantikannya. Keberadaannya di kolam akan sangat mengurangi kemungkinan infeksi dan tingkat keparahannya. Setiap bisul yang muncul setelah perawatan dimulai akan lebih ringan dan lebih mudah untuk diatasi.

Apakah Anda memiliki hobi memelihara ikan koi ataupun ingin berbisnis budidaya ikan koi? Hubungi kami sekarang juga di Duta Koi Sejahtera. Duta Koi Sejahtera adalah tempat jual ikan koi Blitar super, terbaik dan terpercaya. Anda bisa menghubungi kami langsung via WhatsApp atau langsung menuju ke lokasi kami yang berada di Modangan, Nglegok, Blitar, Jawa Timur.

Leave a Reply

Your email address will not be published.